Wujudkan Madrasah Asri, Aksi Nyata "Jumat Bersih" MIM 2 Badas Tumbuhkan Karakter Panca Cinta
KEDIRI– Suasana pagi di MI Muhammadiyah (MIM) 2 Badas tampak berbeda dari biasanya. Ratusan murid, guru, hingga karyawan serentak bergerak bersama, memegang sapu, kemoceng, kain lap, dan cikrak. Mereka bahu-membahu dalam aksi gerakan "Jumat Bersih" yang digelar pada Jumat (22/05/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas bersih-bersih biasa, melainkan sebuah langkah nyata dalam menciptakan lingkungan madrasah yang sehat, bersih, dan nyaman guna mendukung proses belajar mengajar yang optimal.
Koordinator Bidang (Korbid) Adiwiyata, Riski Wulansari, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap dua pekan sekali. Hebatnya, seluruh peralatan kebersihan dibawa secara mandiri oleh para siswa dan guru dari rumah masing-masing, menunjukkan tingginya rasa kepemilikan terhadap madrasah.
"Seluruh murid dari kelas satu hingga kelas enam, bapak dan ibu guru, serta karyawan serentak kompak membersihkan area kerja dan ruang belajar masing-masing," tegas Riski penuh semangat.
Dari Gerbang hingga Kebun: Semua Disulap Bersih
Aksi gotong royong ini menyisir seluruh sudut madrasah tanpa terkecuali. Secara berkelompok dan penuh keceriaan, mereka membagi tugas dengan adil.
Zona Depan:Gerbang dan halaman utama madrasah.
Zona Belajar: Teras, ruang kelas, dan ruang kerja guru.
Zona Sanitasi & Hijau:Toilet hingga kebun bagian belakang madrasah.
Semua area tersebut disulap menjadi bersih dan rapi hanya dalam waktu singkat berkat kerja sama yang solid.
Lebih dari Sekadar Bersih: Mengetuk Jiwa Peduli Lingkungan
Apresiasi tinggi datang langsung dari Kepala MIM 2 Badas. Beliau menegaskan bahwa program strategis ini memiliki makna yang jauh lebih mendalam daripada sekadar membersihkan debu dan sampah.
Aksi ini adalah media edukasi kontekstual untuk menanamkan karakter mulia pada diri siswa, sejalan dengan program yang sedang digalakkan oleh Kementerian Agama (Kemenag).
"Aksi semacam ini wajib digelar tak hanya untuk mengejar kebersihan fisik saja, namun juga sebagai upaya nyata dalam menumbuhkan karakter peduli dan cinta lingkungan sekitar, sesuai dengan implementasi Kurikulum Panca Cinta," ungkap Kepala MIM 2 Badas.
Melalui gerakan Jumat Bersih ini, MIM 2 Badas membuktikan bahwa pendidikan karakter tidak hanya diajarkan di dalam kelas lewat buku panduan, melainkan dipraktikkan langsung di lapangan lewat aksi nyata yang bermakna.


