Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Air Mata Haru dan Lantunan Ayat Suci: 52 Siswa MIM 2 Badas Selesaikan Khotmil Quran Jelang Kelulusan


KEDIRI– Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Masjid Al Ijtihad pagi ini. Sebanyak 52 murid kelas enam Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 2 Badas mengikuti prosesi Tasmi’ dan Khotmil Quran 30 Juz. Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan salah satu ujian kompetensi krusial penentu kelulusan, yang menguji kefasihan mengaji serta kekuatan hafalan Al-Quran para siswa. Rabu, (17/06/2026).

Gema Wahyu Ilahi dari Juz 1 hingga Juz 30

Rangkaian acara sakral ini diawali dengan lantunan surah Al-Fatihah yang membuka jalannya Khotmil Quran. Ruangan masjid seketika bergetar saat para siswa, yang dibagi ke dalam beberapa kelompok, mulai melantunkan surah Al-Baqarah di juz pertama hingga surah Al-Mursalat di penghujung juz 29.

 Setiap ayat yang keluar dari lisan suci para siswa disimak dengan saksama dan penuh ketelitian oleh para ustadz serta ustadzah pendamping. Tidak ada satu pun makhraj atau tajwid yang luput dari perhatian.

Puncak kekhusyukan terjadi saat memasuki juz 30. Usai menyelesaikan juz 29, seluruh peserta secara klasikal—atau bersama-sama—menggemakan hafalan mereka mulai dari surah An-Naba’ hingga surah An-Naas dengan lancar dan penuh penghayatan.

Uji Mental Lewat "Sambung Ayat"

Format ujian tidak berhenti sampai di situ. Untuk menguji kedalaman dan kekuatan hafalan, para peserta harus melewati sesi ziadah berupa Sambung Ayat. Pertanyaan demi pertanyaan dilontarkan secara acak oleh tim penguji eksternal yang berkompeten, mulai dari unsur:

 * Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sekoto,

 * Komite Madrasah, hingga

 * Majelis Dikdasmen PCM Badas.

Ketegangan sempat terasa, namun berubah menjadi decak kagum saat para siswa mampu menyambung potongan ayat yang diujikan dengan tenang dan fasih.

Pesan Mendalam untuk Masa Depan

Keberhasilan ini memantik rasa bangga dari para tokoh yang hadir. Ketua PRM Sekoto, Rokhani, dengan mata berkaca-kaca menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya.

"Alhamdulillah, Barokallah anak-anakku. Saat ini kalian sudah mengantongi hafalan minimal 1 juz. Ini adalah modal awal yang sangat berharga. Kembangkan terus, jaga terus, jangan sampai hafalan ini hilang meskipun kalian nanti sudah lulus dari Madrasah ini," ungkap Rokhani penuh harap.

Senada dengan hal tersebut, Taufiq Budianto selaku perwakilan Majelis Dikdasmen PCM Badas, turut mengapresiasi capaian luar biasa materi Al-Quran para siswa. Ia mengingatkan bahwa menghafal barulah langkah pertama dari perjalanan panjang kehidupan.

"Selain dihafalkan, Al-Quran itu perlu kita pelajari isinya. Pahami setiap makna yang terkandung di dalamnya sebagai kompas dan bekal utama kita mengarungi hidup di masa depan," tutur Taufiq bijak.

Kegiatan Tasmi’ dan Khotmil Quran ini menjadi bukti nyata komitmen MIM 2 Badas dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter luhur dan berjiwa Qur'ani. Menyambut gerbang kelulusan, 52 siswa ini siap melangkah ke jenjang berikutnya dengan Al-Quran di dada mereka.