Sukses di Tingkat Kabupaten, MIM 2 Badas Siap Wakili Kediri Menuju Adiwiyata Nasional 2026
Kerja keras dan konsistensi seluruh warga MIM 2 Badas membuahkan hasil manis. Apresiasi tinggi datang dari Bupati Kediri melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kediri dengan dianugerahkannya penghargaan sebagai Madrasah Adiwiyata Kabupaten Kediri Tahun 2025.
Penghargaan bergengsi tersebut diterima Kepala MIM 2 Badas melalui Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Ibu Zuli Asmawati, pada bulan Juni 2026, bertepatan dengan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Se Dunia di Taman Hijau Simpang Lima Gumul (SLG) Kediri.Kamis, (18/06/2026)
Langkah MIM 2 Badas tidak berhenti di tingkat daerah. Pada Juli 2026, madrasah ini kembali mendapatkan kepercayaan besar dari DLH Kabupaten Kediri untuk maju mengikuti Seleksi Madrasah Adiwiyata Tingkat Nasional.
"Apresiasi ini bukan sekadar kebanggaan, melainkan amanah dan pemantik niat yang lebih kuat. Melalui program Adiwiyata, MIM 2 Badas bertekad melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara spiritual dan intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian bumi." Tutur Kepala MIM 2 Badas Luky Fajarianto
Melalui Adiwiyata, MIM 2 Badas ingin manjadi pioner kepedulian lingkungan. Bagaiamana setiap guru,karyawan, dan murid memahami akan tanggung jawabnya dalam menjaga kelestarian lingkungan. Terlebih jika mengamati data yang dipaparkan DLH kabupaten Kediri dimana sampah yang dikeluarkan masyarakat di kabupaten Kediri angkanya terus Naik sementara itu tempat penampungan sampah justru semakin sempit.
Harapan terbesar tak hanya sekedar mendapat Apresiasi Nasional sebagai madrasah adiwiyata. Namun keberhasilan yang nyata adalah bisa menjadi motor penggerak kesadaran warga masyarakat akan kepedulian terhadap sampah dan lingkungannya. " Semoga Melalui anak - anak yang kami bina di madrasah, kelak masyarakat bisa menyadari akan pentingnya tata kelola sampah demi kelangsungan hidup di masa mendatang. " Pungkas Luky

