Demi Layanan Terbaik, MIM 2 Badas Gelar Monev Program Inklusi Bersama Psikolog
KEDIRI – Guna meningkatkan kompetensi dan tata kelola manajemen program inklusi, Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 2 (MIMDA) Badas menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev). Acara yang menjadi agenda rutin setiap akhir semester ini berlangsung pada Sabtu, (20/06/2026).
Monev ini digelar sebagai wadah pemantauan, evaluasi, sekaligus koordinasi intensif antara Tim Pendamping Ahli dan Guru Pendamping Khusus (GPK) MIMDA.
Evaluasi Total dan Pemetaan Tahun Ajaran Baru
Menghadirkan Normalia, seorang Psikolog asal Surabaya sebagai narasumber, kegiatan ini membedah secara tuntas program inklusi MIMDA selama satu semester terakhir. Evaluasi menyeluruh dilakukan pada beberapa aspek krusial, di antaranya:
* Kurikulum inklusi
* Perkembangan siswa Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)
* Program pembelajaran
* Kendala dan tantangan di lapangan
Tak hanya mengevaluasi masa lalu, pertemuan ini juga menjadi pijakan untuk menyusun program strategis di masa depan. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah melakukan pemetaan GPK baru untuk pembagian siswa inklusi pada tahun ajaran mendatang. Saat ini, terdapat total 19 siswa inklusi di MIMDA yang layanannya dibagi ke dalam dua kategori: kelas layanan umum dan kelas layanan khusus.
Kuota Terbatas, Minat Masyarakat Membeludak
Kepala MIM 2 Badas,Luky Fajarianto, mengungkapkan bahwa meski program inklusi ini baru berjalan selama dua tahun, antusiasme dan minat masyarakat ternyata sangat luar biasa. Namun, pihak sekolah harus membatasi kuota demi menjaga kualitas pelayanan.
> "Kuota yang kami sediakan tidak banyak, per tahunnya maksimal hanya 8 sampai 10 anak. Hal ini dikarenakan keterbatasan tenaga pendamping serta sarana prasarana yang tersedia," jelas Luky.
Lonjakan permintaan ini terlihat jelas pada data penerimaan siswa baru:
- Tahun Ajaran 2026/2027 :Menerima 11 siswa inklusi.
- Tahun Ajaran 2027/2028: Kuota yang disediakan hanya 8 kursi, namun saat ini sudah ada 11 calon siswa yang mendaftar.
Komitmen Mewujudkan Pendidikan yang Setara
Melihat tingginya kepercayaan wali murid, MIMDA berkomitmen penuh untuk terus memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi semua anak tanpa terkecuali. Peningkatan manajemen tata kelola menjadi kunci utama demi mewujudkan layanan inklusi yang berkualitas.
Melalui pendampingan berkelanjutan bersama tim ahli, program inklusi MIM 2 Badas diharapkan mampu menjadi wadah yang aman, nyaman, dan suportif bagi anak-anak inklusi untuk belajar sekaligus meraih cita-cita mereka.


