Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kisah Sepatu Ali-Zahra Bikin Haru, 180 Siswa MIM 2 Badas Nobar "Children of Heaven" di Bioskop


KEDIRI – Deru tangis haru tak membendung ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 2 Badas saat menyaksikan perjuangan Ali dan Zahra di layar lebar. Siang ini, Rabu (10/06/2026), sebanyak 180 murid dari kelas satu hingga enam memadati studio Golden Theatre Kediri untuk menggelar aksi Nonton Bareng (Nobar) film legendaris, Children of Heaven. 

Bukan sekadar hiburan, agenda nobar ini sengaja digelar sebagai media refreshing yang edukatif bagi para siswa setelah sepekan penuh bergelut dengan Asesmen Akhir Tahun (ASAT).

Belajar Karakter Lewat Layar Lebar

Film  asal Iran yang diremake oleh MD Pictures serta disutradarai Hanung Bramantyo ini sukses mengaduk-aduk emosi para penonton cilik. Suasana bioskop yang semula riuh seketika berubah menjadi khidmat dan penuh haru saat adegan Ali dan Zahra harus bergantian memakai sepatu yang lusuh demi bisa tetap bersekolah.

 "Saya sedih sekali... Kasihan Ali dan Zahra, sepatunya cuma satu jadi harus gantian," ucap Aqila, salah satu siswi MIM 2 Badas, sambil menyeka air matanya yang menetes.

Air mata yang jatuh di pipi anak-anak Mimda (sebutan akrab MIM 2 Badas) menjadi bukti bahwa pesan dalam film tersebut tersampaikan dengan sangat mendalam. Lewat karakter Ali dan Zahra, anak-anak diajarkan arti kerja keras, berbakti kepada orang tua, dan semangat belajar tanpa batas meski di tengah keterbatasan ekonomi.

Implementasi Dakwah Kultural Muhammadiyah

Kepala MIM 2 Badas, Luky Fajarianto, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas antusiasme luar biasa dari para siswa. Menurutnya, tayangan seperti ini sangat krusial untuk membentuk karakter anak di zaman sekarang.

"Alhamdulillah, filmnya sangat keren dan sarat akan pesan moral, khususnya bagi anak-anak. Semangat pantang menyerah dan tekad kuat yang dicontohkan Ali dan Zahra patut diteladani. Karakter positif seperti inilah yang saat ini sangat perlu ditumbuhkan kembali di lingkungan keluarga," ujar Luky.

Kegiatan nobar ini merupakan bagian dari gerakan Dakwah Kultural yang diinisiasi oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Lembaga Seni Budaya (LSB). Sekolah-sekolah Muhammadiyah diinstruksikan untuk memanfaatkan bioskop terdekat sebagai ruang edukasi alternatif dengan menonton film-film berkualitas yang kaya akan nilai kehidupan.

Melalui momentum ini, diharapkan para siswa MIM 2 Badas tidak hanya pulang membawa modal kesegaran pikiran pasca-ujian, tetapi juga membawa pulang nilai-nilai perjuangan, empati, dan rasa syukur untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.