Kembangkan Motorik, Kreativitas, dan Kemandirian, 19 PDPD Inklusi MIMDA Belajar Membuat Kain Jumputan
MIMDA, Badas – MI Muhammadiyah 2 Badas (MIMDA) terus mengembangkan program pendidikan inklusi melalui pembelajaran yang kreatif, menyenangkan, dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan pembuatan kain jumputan yang diikuti oleh 19 Peserta Didik Penyandang Disabilitas (PDPD), Kamis (8/10/2026), pukul 10.00 WIB.
Kegiatan ini dirancang untuk mengenalkan konsep warna dasar sekaligus melatih berbagai keterampilan peserta didik melalui pengalaman belajar secara langsung. Teknik jumputan dipilih karena menggabungkan aktivitas motorik, eksplorasi warna, pengenalan pola, dan kreativitas dalam satu rangkaian pembelajaran.
Dalam pelaksanaannya, peserta didik belajar mengikat bagian kain menggunakan karet, kemudian mencelupkan kain ke dalam pewarna. Proses tersebut dilakukan melalui metode demonstrasi dan pendampingan sesuai kebutuhan masing-masing peserta didik. Pendekatan ini memberikan kesempatan kepada mereka untuk terlibat aktif, mencoba secara mandiri, serta menyelesaikan tahapan kegiatan dengan bantuan yang diperlukan.
Dari aspek motorik halus, kegiatan mengikat kain dan mencelup warna melatih koordinasi mata dan tangan serta keterampilan jari. Dari aspek kognitif, peserta didik belajar mengenal warna, memahami pola sederhana, mengikuti instruksi bertahap, dan mengamati perubahan motif setelah kain dibuka.
Kegiatan ini juga mendukung uperkembangan sosial-emosional dan kemandirian. Peserta didik berlatih berkonsentrasi, bersabar, bertanggung jawab, serta membangun kepercayaan diri melalui karya yang mereka hasilkan. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga menghargai proses dan perkembangan setiap individu.
Program inklusi MIMDA memiliki sejumlah kegiatan pengembangan potensi, di antaranya mewarnai, life skill, dan berenang. Melalui program-program tersebut, madrasah berupaya memberikan pengalaman belajar yang beragam agar peserta didik dapat mengembangkan keterampilan sesuai kemampuan dan kebutuhannya.
Hasil karya kain jumputan ini rencananya akan dipamerkan dalam Festival Bulan Bahasa (FBB) MIMDA pada Kamis (15/10/2026), dalam rangka memeriahkan Milad ke-144 Muhammadiyah. Pameran tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kreativitas peserta didik sekaligus sarana untuk mengenalkan hasil pembelajaran program inklusi kepada masyarakat madrasah.
Melalui kegiatan ini, MIMDA berharap pendidikan inklusif semakin tumbuh sebagai budaya madrasah yang menghargai keberagaman, mengembangkan potensi, dan memberikan kesempatan yang setara kepada setiap peserta didik untuk belajar serta berkarya.
Dengan semangat Islami, Berprestasi, Inovatif, MIMDA terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang ramah, bermakna, dan berpihak pada kebutuhan peserta didik.
Penulis: Erly Purwaningsih

