Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ketika Akhir Pekan Bukan untuk Rebahan: Jejak Langkah Pentas & Prestasi Anak-Anak MIMDA di Tiga Panggung Berbeda


Ketika sebagian besar orang memilih menghabiskan akhir pekan untuk bersantai atau berwisata, keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 2 Badas (MIMDA) justru tampil beda. Bagi para guru dan murid MIMDA, hari libur adalah panggung emas untuk mengukir karya dan membuktikan potensi diri.

Pada Ahad (23/08/2026), MIMDA menerjunkan tiga tim terbaiknya sekaligus dalam tiga agenda besar di tempat yang berbeda.

1. Gebrakan Harmoni: Konser Perdana The Little Keys. 

Panggung Lomba Mewarnai Gunawan Taekwondo Club di Kampung Madu Bringin mendadak riuh mendengarkan alunan musik dari The Little Keys. Tim ekstrakurikuler piano dan vokal MIMDA yang digawangi Reyhan dan Aisyah pada keyboard, serta Danis dan Tata sebagai vokalis, tampil memukau sebagai bintang tamu.

Di bawah bimbingan Riski Wulansari, mereka sukses menghidupkan suasana melalui lagu-lagu hits Wali Band seperti Tobat Maksiat, Si Udin, hingga SurgaMu Karya Pasha Ungu. Penampilan perdana ini membuktikan keberanian dan bakat seni murid MIMDA di hadapan publik.

2. Asah Otak dan Logika: Penyisihan KSNR 8

Menjelang siang, fokus beralih ke arena akademik. Sebanyak 72 murid pilihan dari berbagai jenjang kelas diberangkatkan menuju MIM 1 Pare untuk berlaga dalam babak Penyisihan Kompetisi Sains Nalaria Realistik (KSNR) 8.

Didampingi lima guru pendamping, kontingen MIMDA bertanding dengan percaya diri tinggi. Langkah ini menjadi titik awal perjuangan mereka untuk menembus babak semifinal hingga final nasional.

3. Pesona Budaya: Debut Gemilang Chanakya Muda

Tak kalah memukau, panggung seni budaya garapan Pemdes Badas bekerjasama dengan Dewan Kebudayaan Kabupaten Kediri menjadi saksi penampilan perdana tim tari MIMDA, Chanakya Muda. Membawakan tarian daerah bernuansa energik berjudul Pitik Walik, para kader baru ini tampil penuh percaya diri.

"Ini adalah penampilan perdana bagi anak-anak karena mereka merupakan kader baru. Pementasan sore ini menjadi pijakan awal mereka untuk terus mengasah bakat seni," ungkap Zuliana, guru pembimbing ekstrakurikuler tari.

Apresiasi Tinggi dari Kepala Madrasah

Keberhasilan melakoni tiga agenda sekaligus dalam satu hari mendapat apresiasi hangat dari Kepala MIM 2 Badas, Luky Fajarianto.

"Alhamdulillah, di tengah kesibukan belajar di madrasah, anak-anak tetap mampu mengembangkan bakat dan meraih prestasi di luar sekolah. Dedikasi para guru dan semangat anak-anak sungguh luar biasa," tutur Luky bangga.

Semangat tiada henti yang ditunjukkan para siswa dan guru MIMDA membuktikan bahwa ruang tumbuh tidak terbatas pada dinding kelas. Akhir pekan bukan sekadar waktu istirahat, melainkan kesempatan untuk menginspirasi dan melangkah lebih tinggi.