Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Yusuf & Zea, Dua Murid MIMDA Bersinar Di Arena Renang Jawa Timur



MIMDA — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa-siswi MI Muhammadiyah 2 Badas (MIMDA). Dua muridnya, Yusuf Juroidan dari kelas V Gatot Mangkupraja dan Kaisya Zea Alegra dari kelas I Siti Walidah, berhasil menunjukkan kemampuan terbaik dalam kejuaraan renang yang digelar pada Ahad (11/10/2026).

Keduanya tampil penuh semangat dalam kompetisi berbeda. Yusuf berlaga di Flash Swimming Competition Se-Jawa Timur yang diselenggarakan di Jombang, sedangkan Zea mengikuti Junior Swim Kapolsek Cup Series 2 Tahun 2026 di Kolam Renang Kasri, Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Yusuf berhasil meraih juara I, 25 meter gaya dada dan juara II, 25 meter gaya bebas. Sementara itu, Zea tampil gemilang dengan memborong tiga gelar juara II, 25 meter gaya bebas, 25 meter kick gaya bebas, dan 25 meter gaya dada untuk kelompok umur 2020.

Capaian tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi keluarga besar MIMDA. Di balik medali yang diraih, tersimpan kisah tentang ketekunan berlatih, keberanian menghadapi tantangan, dukungan keluarga, serta kemampuan mengatur waktu antara olahraga, belajar, dan ibadah.

Ketekunan Berlatih, Kunci Mengembangkan Potensi

Yusuf mulai menekuni renang sejak usia delapan tahun. Setelah pernah bergabung dengan Klub Bima Sakti pada 2023–2024, ia kembali berlatih sejak April 2026 bersama Klub Flam Aquatic. Ia menjalani latihan rutin setiap hari kecuali Ahad, pukul 16.00–17.30 WIB.

Kesungguhannya tidak berhenti di kolam renang. Yusuf tetap meluangkan waktu untuk belajar dan mengaji setelah salat Magrib hingga Isya. Ia juga membiasakan diri beristirahat tepat waktu agar aktivitas hariannya tetap seimbang.

Bagi Yusuf, renang bukan sekadar olahraga untuk meraih medali, melainkan keterampilan hidup yang bermanfaat bagi kesehatan, keselamatan diri, dan masa depan.

“Aku memilih olahraga renang karena olahraga renang menyenangkan dan mengikuti sunah Nabi,” ungkapnya antusias.

Sementara itu, Zea telah aktif berenang sejak usia lima tahun. Bersama Anugrah Swim Academy, siswi cilik ini menjalani latihan rutin tiga kali seminggu, yakni setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu.

Di tengah aktivitasnya, Zea tetap berusaha menyelesaikan kewajiban belajar. Ia juga mengikuti kejuaraan untuk melatih keberanian, konsentrasi, dan kepercayaan diri, sekaligus belajar menerima kemenangan maupun kekalahan dengan lapang dada.

Orang tua Zea mengaku bangga atas pencapaian putrinya. Mereka berpesan agar Zea tidak mudah puas dan terus meningkatkan kemampuannya melalui latihan serta belajar yang konsisten.

Prestasi Olahraga, Bagian dari Pembentukan Karakter

Prestasi Yusuf dan Zea menunjukkan bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk berkembang sesuai minat dan bakatnya. Olahraga menjadi salah satu ruang pembelajaran yang mengajarkan kedisiplinan, sportivitas, daya juang, tanggung jawab, dan kemampuan mengelola emosi.

Bagi MIMDA, keberhasilan kedua siswa ini menjadi motivasi untuk terus mendukung tumbuh kembang peserta didik, baik dalam bidang akademik, keagamaan, seni, maupun olahraga. Pendidikan tidak hanya tentang pencapaian di ruang kelas, tetapi juga tentang keberanian mencoba, ketekunan menjalani proses, dan kemauan untuk terus memperbaiki diri.

Selamat kepada Yusuf Juroidan dan Kaisya Zea Alegra atas prestasi yang diraih. Semoga pencapaian ini menjadi langkah awal menuju keberhasilan yang lebih besar, menginspirasi teman-teman untuk berani berprestasi, serta membawa kebanggaan bagi keluarga dan MIMDA.

Terus berenang, terus berjuang, dan terus menginspirasi! MIMDA bangga atas semangat juang kalian.

Penulis: Erly Purwaningsih