Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Menjaga Semangat dan Solidaritas, MIM 2 Badas Gelar Outbond Seru di Ngantang Malang


MALANG — Sebagai garda terdepan dunia pendidikan madrasah, para guru dituntut untuk terus merawat api semangat mendidik dan berjuang di tengah dinamika global yang penuh tantangan.

Demi menjaga spirit juang serta memperkuat kekompakan tim, Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 2 Badas sukses menggelar kegiatan outbond bagi seluruh guru dan karyawan. Sebanyak 42 pendidik dan tenaga kependidikan tampak antusias mengikuti agenda ini di kawasan wisata Bedilan, Ngantang, Kabupaten Malang, pada Kamis (5/11/2026).

Keseruan dan Gelak Tawa di Sesi Games

Acara diawali dengan sesi outbond energik yang dipandu langsung oleh guru olahraga, Royan Supono. Barisan rapi para guru langsung pecah dalam sorai hangat tatkala instruktur memberikan aba-aba cepat.

"Ber... dua! "  seru instruktur tegas. Seketika, bapak dan ibu guru bergegas mencari pasangan dengan penuh gelak tawa. Tercatat ada tiga varian permainan kelompok yang sukses mencairkan suasana dan membakar kekompakan pagi itu.

Menikmati Keindahan Alam Waduk Selorejo

Puas menguras energi lewat berbagai tantangan kelompok, peserta beristirahat sejenak sambil menikmati hidangan bekal yang dibawa dari madrasah. Obrolan hangat mengalir diiringi panorama alam yang menyejukkan mata—mulai dari hamparan hijau hutan, perbukitan, hingga indahnya pemandangan waduk.

Petualangan berlanjut ke tantangan berikutnya: menyusuri waduk dengan perahu. Sebanyak 42 peserta dibagi menjadi empat kelompok (masing-masing beranggotakan sepuluh orang) untuk menaiki perahu. Dipandu oleh para nelayan setempat, para guru menikmati momen menyegarkan sambil mengagumi keindahan hijau Waduk Selorejo.

Pesan Inspiratif di Tepi Waduk

Agenda pamungkas ditutup dengan sesi pembinaan bermakna yang disampaikan langsung oleh Kepala MIM 2 Badas, Luky Fajarianto. Sambil duduk santai di tepi waduk, ia menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan kinerja seluruh guru serta karyawan.

Luky berpesan agar para guru senantiasa menata hati, merawat kekompakan, serta memperkuat kepedulian tim demi mencapai visi bersama. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan dan menghindari konflik yang dapat memicu perpecahan.

"Mempertahankan itu jauh lebih sulit. Maka, kekompakan, kepedulian, dan semangat kita harus senantiasa dijaga. Hindari problem agar tidak menjadi pemicu perpecahan. Semoga kita senantiasa menjadi tim yang hebat dalam mengantarkan murid-murid kita menuju gerbang kesuksesan, demi memajukan MIM 2 Badas tercinta," pesan Luky penuh motivasi.

---