Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Menebar Cinta Rasulullah Lewat Kisah, Karya, dan Aksi Kemanusiaan di MIM 2 Badas


BADAS
– Suasana halaman MIM 2 Badas tampak berbeda dan jauh lebih meriah dari biasanya pada Kamis (20/08/2026). Mengganti suasana belajar di dalam kelas, seluruh siswa dan guru berkumpul bersama untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW melalui gelaran Tausiyah & Kisah Islami.

Rangkaian acara diawali secara khidmat melalui sholat dhuha berjamaah yang dipandu oleh guru olahraga, Royan Supono, lalu dilanjutkan dengan dzikir dan doa bersama. Suasana semakin syahdu saat dua siswi, Rumaisha dan Shofiah, melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an secara merdu di bawah panduan pembawa acara, Tania Raga Mukti dari kelas V.

Kepala MIM 2 Badas, Luky Fajarianto, menyambut antusias kehadiran para peserta dan berpesan agar momentum ini dimanfaatkan untuk meneladani sifat Nabi.

"Terima kasih kepada bapak/ibu guru dan anak-anak yang hadir. Pada momentum ini mari kita senantiasa mengamalkan keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan kita sehari hari. Dalam kesempatan ini pula, kita nanti akan menyimak Tausiyah yang dikemas menarik oleh Kak Feri, utnuk itu tolong ikuti acara dengan tertib. " ujar Luky dalam sambutannya.

Sebelum memasuki sesi utama, panggung hiburan disemarakkan oleh penampilan memukau dari para siswa:
  • Junior Mimda Band (Reyhan, Aisyah, Tata, Oriza, dan Danis) tampil percaya diri membawakan lagu Tobat Maksiat dan Si Udin milik Wali Band yang memancing sorak sorai penonton. 
  • Pildacil, menampilkan Aqelah Qisty Alfafa (kelas IV) yang menyampaikan tausiyah menyentuh hati berjudul Berbakti kepada Kedua Orang Tua
Aksi Mengocok Perut Kak Feri dan Unsa
Puncak acara yang dinanti-nantikan akhirnya tiba saat pegiat dongeng asal Bojonegoro, Kak Feri, naik ke atas panggung dengan tas ransel hitamnya. Diiringi musik energik, Kak Feri langsung menyapa siswa lewat permainan seru dan humor segar.

Sambil mengajak anak-anak berinteraksi, ia menyampaikan kisah-kisah teladan Nabi Muhammad SAW secara interaktif. Gelak tawa makin pecah saat Kak Feri mengeluarkan boneka kesayangannya bernama Unsa. Lewat seni yang ciamik, Kak Feri dan Unsa sukses menyihir perhatian anak-anak hingga tak terasa satu setengah jam berlalu.

Aksi Peduli Bencana Alam NTT
Menutup kemeriahan acara, nilai kepedulian sosial turut ditanamkan melalui penggalangan dana yang dikomandoi oleh Ketua Lazis MIMDA, Layli Mubarokatin Ma'ani. Seluruh donasi yang terkumpul akan disalurkan langsung untuk membantu korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Alhamdulillah, donasi yang terkumpul mencapai Rp3.715.000,-. Jazakumullahu khairan katsiran, semoga Allah melimpahkan keberkahan untuk kita semua. Aamiin," tutur Layli.